Total Tayangan Halaman

Sabtu, 21 Juli 2012

PELAJARAN SOFTSKILL DI BALIK PIALA EROPA 2012

PELAJARAN SOFTSKILL DI PIALA EROPA 2012

Sepakbola Olahraga yang paling di minati kebanyakan orang, bermacam kompetisi sepakbola di dunia ini, di indonesia contohnya ada Liga antar RT , RW, Kelurahan, sedikit naik tingkat ada pula antar kota, antar negara asia, negara eropa, afrika, amerika dan lain sebagainya.

Di tahun 2012 sekarang, mayoritas masyarakat dunia sedang menikmati kompetisi yang di gelar 4 tahun sekali yaitu EURO, terdiri dari 16 negara yang ikut serta kompetisi ini, dan tidak sedikit para karyawan , mahasiswa dan yang lainnya rela menonton pada waktu tengah malam hanya untuk menonton tim favoritnya.

Tentu tidak sedikit segi positif dan negatifnya di balik piala eropa yang di gelar tengah malam tersebut, sebelum menonton piala eropa tersebut,kita dapat bermunajat kepada sang pencipta, mengerjakan pekerjaan yang sempat tertunda, bahkan setelah nonton pertandingan pun kita bisa menunggu waktu shubuh untuk shalat shubuh berjamaah di masjid terdekat, dan bila dilihat dari segi negatifnya kemungkinan besar kita akan mengantuk ketika melakukan aktifitas di siang harinya karena tidur kita yang sedikit mengurang, maka dari itu sebelum kita menonton piala eropa tersebut diusahakan tidur lebih awal dan set alarm minimal 30 menit sampai 60 menit sebelum pertandingan di mulai agar kita dapat melakukan kegiatan yang saya sebutkan di atas, serta menjaga pola makan dan minumnya.

Kamis, 19 April 2012

BIAYA PILKADA

Seperti yang kita sering baca di media cetak, kebanyakan di setiap media cetak membahas tentang pemilihan umum kepala daerah (PILKADA). Dimana setiap calon saling bersaing untuk meyakinkan masyarakatnya agar dapat memilih calonnya tersebut, dengan cara turun ke pasar – pasar, ke panti jompo, dan lain sebagainya. Semua yang semua dilakukannya itu setidaknya memakan dana yang cukup besar. Sebagai contoh “ Bakal calon Gubernur DKI Jakarta dari jalur perseorangan, Hendardji Supandji, mengungkapkan bahwa untuk Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2012 ini dirinya menargetkan Rp 50 miliar untuk biaya kampanye hingga hari pencoblosan pada 11 Juli mendatang.” Kompas.com Rp 50 miliar, biaya yang sangatlah mahal Mendagri pun pernah mencontohkan, biaya yang dikeluarkan seorang calon kepala daerah untuk pilkada mencapai puluhan hingga ratusan miliar rupiah. Sementara itu, gaji seorang kepala daerah tidak cukup untuk membayar keseluruhan biaya pilkada tersebut, sehingga muncul pendapat salah satu pemicu kepala daerah melakukan korupsi adalah untuk membaya biaya pilkada yang mahal. Belum lagi biaya – biaya yang tak terduga, dari mahalnya dana yang di keluarkan tak menutup kemungkinan seorang kepala daerah berkorupsi untuk mengembalikan modal yang telah ia keluarkan terlebih dahulu, karena memang gaji seorang kepala daerah tidak akan cukup untuk menutupi uang yang telah di keluarkan pada masa – masa pemilihannya, tetapi jika niat seorang calon kepala daerah tulus dengan semua dana dan tenaga sebanyak apapun yang ia keluarkan dan niatnya karena ibadah, sedikit sekali kemungkinannya untuk berkorupsi. Yang disayangkan Hingga saat ini, Panwaslu belum mengaudit keuangan masing-masing calon kandidat, dikarenakan kandidat lebih mengutamakan mencari perhatian masyarakat dan menomor duakan tentang administrasi dari pilkada itu sendiri.

Selasa, 23 November 2010

IT FUNCTION MANAGEMENT

IT function :

Salam blogger ….
Pada kesempatan kali ini saya akan mengulas sedikit tentang fungsi IT (IT Function) khususnya dalam bidang bisnis dan manajemen. Di era globalisasi sekarang ini IT sangat diperlukan dalam setiap bidang apapun, salah satu bagaian terpenting yag memungkinkan kita untuk berbisnis dan berinovasi pada produk, jasa, serta proses bisnisnya. Ada begitu banyak model yang dipergunakan oleh perusahaan-perusahaan dalam mengelola fungsi IT nya.
ada 2 prinsip yang diperlukan untuk mengelola IT Function, yaitu :

1. Prinsip yang pertama yaitu kelola IT untuk membantu co-evolution antara bisnis dan IT Function. Co-evolution berarti bahwa kemampuan baik IT Function dan bisnis berkembang secara iterative dan saling jalin-menjalin sesuai dengan jalannya waktu. Struktur organisasi harus memfasilitasi tentunya.

2. Prinsip yang kedua yaitu kelola IT untuk memelihara jaringan hubungan/network relationship untuk visioning, innovation, dan sourcing. Kesemua peranan tersebut membutuhkan kolaborasi yang dilakukan oleh manajemen eksekutif, manajemen bisnis, manajemen IT dan juga eksternal vendor. Struktur organisasi harus memfasilitasinya juga.

3 macam jaringan hubungan penting untuk mengatur aktivitas IT, diantaranya:
- Visioning networks : jaringan hubungan yang terjadi antara senior management dan IT executives. Tujuannya adalah membantu para eksekutif ini untuk berkolaborasi dalam pembuatan dan pengartikulasian visi strategic perusahaan mengenal nilai dan peranan IT.
- Innovation networks : Jaringan hubungan yang terjadi antara bisnis dan IT executives. Tujuannya adalah membantu para eksekutif ini untuk berkolaborasi dalam menciptakan inovasi-inovasi baik pada produk, jasa, proses bisnis, supply dan value chain perusahaan.
- Sourcing networks : Jaringan hubungan yang terjadi antara IT executives dan eksternal partner. Tujuannya adalah untuk membantu para eksekutif dan pihak luar saling bekerjasama.

3. Kelola IT untuk secara eksplisit mengatur 8 buah proses pembuat nilai (eight value creating processes).
• Proses yang berperan sebagai fondasi meliputi manajemen infrastruktur, manajemen sumberdaya manusia, manajemen hubungan /relationship management.
• Proses utama meliputi value Innovation, Solutions Delivery, Services Provisioning.
• Proses ketiga yaitu perencanaan strategic, manajemen financial.


Ada 3 macam model funsi IT, diantaranya:
1. The Partner Model
Dimana fungsi IT berperan aktif dan langsung dalam berkolaborasi dengan bisnis guna menciptakan inovasi melalui IT dan merealisasikannya. Cocok bagi perusahaan yang ingn mempromosikan inovasi bisnisnya melalui IT.
• Prinsip 1: Co-evolution dilakukan oleh CIO. Dengan meningkatkan customer relationship dan meningkatkan citra merek.
• Prinsip 2: Partnership Networks yaitu focus pada innovation dan sourcing networks.
• Prinsip 3: Value-creating process yaitu Account manager mencari tahu apa yang menjadi kebutuhan costumer dan membuat produk atau servis berdasarkan kebutuhan costumer itu sendiri.

2. The Platform Model
Model dimana fungsi IT memberikan aset, pelayanan, dan sumber daya terhadap inovasi bisnis dalam perusahaan. Bisa dikatakan sebagai pencipta inovasi. Mengutamakan dalam pengembangan platform dan kemampuan. Cocok diaplikasikan pada perusahaanglobal yang banyak divisi dimana masing-masing menjalankan beberapa bisnis yang berbeda.
• Prinsip 1: Co-Evolution dilakukan oleh account manager berkolaborasi dengan eksekutif bisnis (CIO).
• Prinsip 2: Partnership network fokus terhadap innovation dan sourcing networks.
• Prinsip 3:Value-creating Process yaitu Account Manager mencari tahu apa yang menjadi kebutuhan customer dan membuat produk atau servis berdasarkan kebutuhan itu.

3. The Scalable Model
Model dimana fungsi IT menciptakan fleksibilitas yang maksimum dalam hal sumberdaya manusia. Cocok digunakan pada perusahaan global yang bergerak di bidang bisnis yang bergerak di bidang bisnis yang berbeda.
• Prinsip 1: Co-Evolution dilakukan oleh eksekutif senior IT untuk mencari inovasi.
• Prinsip 2: Partnership network lebih fokus terhadap sourcing network dengan meningkatkan relationship kepada vendor (partner eksternal).
• Prinsip 3: Value-Creating Process yaitu adakalanya bekerjasama dengan partner eksternal.
Sejumlah teori mengatakan bahwa karakteristik industri dimana perusahaan itu berada akan sangat mempengaruhi tipe peran teknologi informasi dalam memberikan manfaatnya. Lihatlah beberapa contoh teori yang kerap dipergunakan sebagai berikut:
• Teori Tallon yang membagi peranan teknologi informasi berdasarkan aspek Strategic Positioning dan Operational Effectiveness sehingga didapatkanlah tipe-tipe peran yaitu: Dual Focus, Operations Focus, Market Focus, dan Unfocused.
• Teori Warren McFarlan yang mengklasifikasikan teknologi informasi berdasarkan aspek Business Fuctionality Dependent Upon IT dan aspek IT Development for Competitive Advantage sehingga terdapatlah empat tipe peranan yaitu masing-masing: Stratetic, Turnaround, Factory, dan Support.
• Teori Accounting Practices yang secara gambling membagi hakekat teknologi informasi menjadi empat jenis besar yaitu: Cost Center, Profit Center, Investment Center, dan Service Center.
(sumber:blogster)
Dari uraian diatas dapat disimpulkan bahwa IT sangat berperan penting dalam bisnis dan manajemen pada era globalisasi sekarang ini. Dengan IT pekerjaan dapat dilakukan dengan mudah fleksibel dan efisien. Manfaat yng dirasakan bersifat berwujud dan tidak berwujud. Mari kita simak ulasan dibawah ini.
Intangible Benefit atau Manfaat Tidak Berwujud
Manfaat tak berwujud inilah yang menjadi titik kritis pada jalannya roda bisnis sebuah perusahaan. Berikut adalah manfaat tidak berwujud, diantaranya:
• Peningkatan kepuasan konsumen
• Peningkatan kepuasan karyawan
• Peningkatan mutu dan jumlah informasi
• Peningkatan mutu dan jumlah keputusan manajemen
• Peningkatan mutu dan jumlah respon atas kondisi pesaing
• Peningkatan efisiensi dan keluwesan operasional
• Peningkatan mutu komunikasi internal dan eksternal
• Peningkatan mutu perencanaan
• Peningkatan mutu pengendalian dan pengawasan
Tangible Benefit atau Manfaat Berwujud
• Sebuah sistem informasi yang dibangun dan dipelihara dengan baik akan memberikan manfaat berwujud yang secara faktual dapat dilihat pergerakannya melalui pendapatan yang diraih serta biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan.
• Indikator dari keberhasilan/manfaat yang berdampak pada peningkatan pendapatan adalah meningkatnya penjualan dalam pasar yang sudah ada serta perluasan ke pasar yang baru.
• Sistem informasi yang baik dapat digunakan tidak hanya untuk penyimpanan data secara elektronik saja tetapi harus mampu mendukung proses analisis yang diperlukan oleh manajemen.
• Sehingga dengan dukungan sistem informasi yang baik maka dapat diperoleh informasi yang akurat, terpercaya, mutakhir dan mudah diakses mengenai kondisi penjualan perusahaan.
• Dengan adanya laporan yang tersaji dengan cepat dan setiap saat dapat diakses tersebut maka keputusan-keputusan yang diambil pun dapat lebih cepat dan presisi terhadap dinamika pasar yang ada.
Sekian dari tulisan ini.
Semoga tulisan ini bermanfaaat bagi anda semua penikmat blog..
Sekian dan terima kasih.

Jenis - jenis organisasi

ini nih yg mau tau banyak organisasicekidot :
Jenis-Jenis Organisasi
Dalam membentuk suatu organisasi, sebaiknya menentukan jenis organisasinya terlebih dahulu. Adapun jenis-jenis dari organisasi adalah sebagai berikut:
1. Berdasarkan jumlah orang yang memegang pucuk pimpinan.

Bentuk tunggal, yaitu pucuk pimpinan berada ditangan satu orang, semua kekuasaan dan tugas pekerjaan bersumber kepada satu orang.
Bentuk komisi, pimpinan organisasi merupakan suatu dewan yang terdiri dari beberapa orang, semua kekuasaan dan tanggung jawab dipikul oleh dewan sebagai suatu kesatuan.
2. Berdasarkan lalu lintas kekuasaan.

Organisasi lini atau bentuk lurus, kekuasaan mengalir dari pucuk pimpinan organisasi langsung lurus kepada para pejabat yang memimpin unit-unit dalam organisasi.
Bentuk lini dan staff, dalam organisasi ini pucuk pimpinan dibantu oleh staf pimpinan ahli dengan tugas sebagai pembantu pucuk pimpinan dalam menjalankan roda organisasi.
Bentuk fungsional, bentuk organisasi dalam kegiatannya dibagi dalam fungsi-fungsi yang dipimpin oleh seorang ahli dibidangnya, dengan hubungan kerja lebih bersifat horizontal.
3. Berdasarkan sifat hubungan personal.

Organisasi formal, adalah organisasi yang diatur secara resmi, seperti: organisasi pemerintahan, organisasi yang berbadan hukum
Organisasi informal, adalah organisasi yang terbentuk karena hubungan bersifat pribadi, antara lain kesamaan minat atau hobby, dll.
4. Berdasarkan tujuan

Organisasi yang tujuannya mencari keuntungan atau ‘profit oriented’
Organisasi sosial atau ‘non profit oriented’
5. Berdasarkan kehidupan dalam masyarakat

Organisasi pendidikan
Organisasi kesehatan
Organisasi pertanian, dan lain lain.
6. Berdasarkan fungsi dan tujuan yang dilayani

Organisasi produksi, misalnya organisasi produk makanan,
Organisasi berorientasi pada politik, misalnya partai politik
Organisasi yang bersifat integratif, misalnya serikat pekerja
Organisasi pemelihara, misalnya organisasi peduli lingkungan, dan lain lain.
7. Berdasarkan pihak yang memakai manfaat.

Mutual benefit organization, yaitu organisasi yang kemanfaatannya terutama dinikmati oleh anggotanya, seperti koperasi,
Service organization, yaitu organisasi yang kemanfaatannya dinikmati oleh pelanggan, misalnya bank,
Business organization, organisasi yang bergerak dalam dunia usaha, seperti perusahaan-perusahaan,
Commonwealth organization, adalah organisasi yang kemanfaatannya terutama dinikmati oleh masyarakat umum, seperti organisasi pelayanan kesehatan. Contohnya rumah sakit, Puskesmas